My status

Senin, 09 Januari 2012

UNTUKMU CALON MADU ISTRIKU (2- TAMAT)

it's an information blog

8. Diantara kunci sukses dalam membangun sebuah rumah tangga adalah berjalan dan beriringan, saling mengingatkan, saling mengisi dan melengkapi kekurangan, maka berijibakulah kalian, karena sesungguhnya dalam diri seorang suami itu memiliki banyak kekurangan dan kelemahan, maka tutuplah kelemahanku dengan kelemah lembutan kalian, disaat aku marah maka redakanlah dengan sifat mengalah kalian, saat aku lelah dan memiliki banyak masalah maka hiasi dengan senyum-senyum kalian sekalipun kalian sedang diliputi amarah, mengapa demikian? Karena masalahku banyak, tanggung jawab dalam hal nafkah, kehidupan kalian dan hal-hal yang berkaitan dengan aktifitas ku keseharian, sedangkan marahmu tentu hanya karena sebagian kekuranganku saja… Bahkan seandainya kalian saat itu bermusuhan , maka  lupakan sejenak hingga aku tenang, disaat itu barulah kalian berbicara, dan saat itu pula akupun akan dapat menimbang dan berfikir dengan jernih dan penuh kebaikan serta kesabaran.

9. Anak-anak yang telah berada dalam asuhan dan tanggung jawabku tentu merupakan bagian dari hidupku juga, maka berusahalah engkau untuk tak membedakan kasih sayang terhadap mereka, berilah mereka perhatian yang sama, baik itu anakmu atau anak madumu, sebagaimana engkau pun tentu takkan mau engkau bila engkau aku beda-bedakan, maka berusahalah… dan terus berusahalah… dan anak-anakku pun kelak setelah mereka dewasa, tentu mereka akan mampu melihat kasih sayang kalian, dan Al-Jazaa-u min Jinsil ‘Amal – pembalasan itu tergantung dari perbuatan… maka jika kau tanam baik, dia suatu saat akan berbuah menjadi baik pula… Insya Allahu Ta’alaa…

10. Aku, engkau dan madumu, tentu sama-sama kita maklumi, kita bukanlah manusia yang sholih dan sholihat serta memiliki keutamaaan, melainkan kita adalah manusia biasa,yang juga bukan ‘alim dan ulama, kadang iman kita naik dan kadang turun.. maka berusahalah untuk menjadikan berkumpulnya kita dalam keadaan saling mengingatkan, sesungguhnya setiap bani Adam pernah melakukan kesalahan dan sebaik-baiknya bani Adam adalah yang bertaubat dari kesalahannya, saat aku menjadi api, maka adalah diantara kalian yang menjadi air dan es, begitupun sebaliknya, saat imanku atau iman salah satu diantara kita merosot maka hendaklah yang lainnya menjadi charger agar kembali menjadi naik dan kuat, itulah makna kebersamaan hidup dan kehidupan, memang kusadari, membuat teori jauh lebih mudah daripada melaksanakan, namun setidaknya teori ini bisa menjadi sebuah rel dan pijakan kelak saat kita melangkah, karena bukankah manusia pun akan tersesat seandainya tak diturunkan dasar-dasar dan pijakan semisal Al-Qur’an , Sunnah dan Pemahaman Salaful Ummah?

Demikian kusampaikan risalah terbuka ini, dan kutujukan untuk diriku sendiri yang Allahu A’lam apakah kelak akan Allah takdirkan termasuk para hambaNya yang melakukan poligami atau tidak, dan semoga risalah ini pun bermanfaat bagi orang-orang yang memang berniat mengambil manfaatnya …

1 harapanku, jika kelak Allah mentakdirkan itu, maka aku termasuk orang-orang yang berada dalam bimbinganNya dan diberi nikmatNya, bukan termasuk orang-orang yang disesatkan dan dimurkaiNya…

Ditulis Oleh Al-Faqir Ilallah :

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More