My status

Senin, 09 Januari 2012

UNTUKMU CALON MADU ISTRIKU

it's an information blog

(surat terbuka seorang suami yang akan berpoligami)

Duhai ukhti yang gemar terhadap keindahan syari'at-Nya,
aku telah memilihmu untuk masuk kedalam kehidupanku
bersama dengan keluargaku, istriku dan anak-anakku
dan aku berterimakasih engkau telah mau menerima pinanganku..

Maha suci Allah yang menjadikan siang dan malam secara bergantian, dan menjadikan manusia berpasang-pasangan,
Istriku telah mengizinkan aku untuk membawamu serta,
namun aku bukanlah seorang Malaikat yang tanpa noda dan salah
istriku juga bukan bidadari syurga atau pun seorang yang sempurna, ataupun patung yang tak memiliki hati, dia tetap manusia sebagaimana aku dan engkau juga...

Maka , kutulis risalah ini untukmu agar engkau bisa memahaminya dan mengerti atas semuanya..

Istriku telah mendampingiku sekian lamanya, dan dia telah menemaniku didalam kesabaran dan kesholihatannya siang dan malam, dia telah ikut menjadi tonggak berdirinya aku, telah menjadi tiang penyangga disaat jiwa ini rapuh...

Dia Telah mentakdirkan istriku menjadi orang yang diawal menemaniku, berbagi dengan ku, dan menjadi kawan hidupku sekian lamanya...

Dan tentu saja dia telah jauh mengenalku lebih dalam, mengenalku lebih jauh, hingga hafal apa dan mana yang kusuka dan kubenci...

Duhai ukhti calon madu istriku..
jadilah engkau kelak menjadi tim yang kuat bersama dia, membangun mahligai indah, membuktikan kepada masyarakat bahwa tak selamanya poligami itu membuat rumah tangga rusak, tak selamanya poligami itu membuat hancur dan berantakan sebuah keluarga lama, dan buktikanlah bahwa rumah tangga yang dibangun diatas sunnah itu indah ..

Bila engkau lupa, maka aku ingatkan sedikit tipsnya...

1. Tanamkan selalu dihatimu prasangka baik, karena prasangka buruk itulah pemicu segala kerusakan hati dan jasad serta amalan kita

2. Jadikanlah aku suamimu, sebagai pemimpinmu, sebagai imammu, maka taatilah aku disaat aku memerintahmu untuk kebaikan, dan jadilah ratuku dengan mengingatkanku disaat aku lupa dan salah, luruskan aku dengan hikmah bersama madumu, bahu membahulah dalam menegakkanku disaat aku rapuh dan terjatuh, karena tak selamanya lelaki itu kuat..

3. Saling menghargailah kalian, dan saling menyayangilah kalian, karena disaat kalian telah menjadi pendampingku dengan takdir-Nya, maka kalian adalah satu tubuh dan satu keluarga, deritamu deritaku, derita madumu adalah derita mu juga, maka ..bukankah jika aku wafat meninggalkanmu maka kalian pincang, cacat dan tertatih?

4. Jangan tunjuk aku dengan kedua tanganmu, tapi ingatkan aku dengan hatimu, dengan perintah adil, dengan syari'at-Nya, bukan dengan hasrat dan nafsumu semata yang terkadang menguasai kita sebagai manusia...

5. Belajarlah dari madumu, karena dia yang paling mengetahui tentang aku, maka jadikanlah dia gurumu dalam ibadahmu melayaniku, karena kehidupan baru kita bukanlah dibangun diatas sebuah keretakkan, namun dibangun diatas sebuah kesadaran akan penting dan indahnya syari'at-Nya, dibangun diatas ketundukkan dan ketaatan kepada-Nya, dan semata menjalaninya karena beribadah kepada-Nya, kita sama-sama mencari syurga dan Ridho-Nya, ...

6. Berlombalah kalian didalam kebaikan dan ketaatan, dan biasakanlah untuk menahan diri dari saling mencaci dan memaki, membenci dan iri hati, karena itu sumber keretakkan sebuah hati, dan rumah tangga kita, mengadulah hanya kepadaku, dan tahanlah diri untuk mengadu kepada selainku, karena aku Insya Allah akan berusaha menjadi penengahmu, menjadi hakim diantara kalian, maka kembalikan kepadaku urusan-urusan yang kalian perselisihkan yang kemudian akan aku kembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya selaku pemimpin ditengah-tengah kalian ..

7. Keutamaan istri pertamaku adalah menerimamu, dan keutamaanmu adalah menghargai dan menyayanginya, maka berlombalah kalian dalam kedudukan dan posisi kalian ..

... Bersambung Insya Allah ...

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More